Hati-hati! Ternyata Ini Makanan Yang Mempercepat Stroke, Nomor 3 Paling Sering Dikonsumsi…
Stroke memang menjadi momok menakutkan
karena bisa menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Dalam satu jam jika
stroke tak diatasi, setara dengan proses penuaan otak selama 3,5 tahun.
Di Indonesia stroke menjadi penyakit utama penyebab kematian.
Selain karena usia lanjut, perubahan
gaya hidup masyarakat yang cenderung mengonsumsi makanan tak sehat
adalah salah satu faktor penyebab meningkatnya jumlah penderita stroke.
Berikut ini beberapa makanan pemicu serangan stroke:
1. Makanan manis
Makanan manis memang menggugah selera,
tetapi mengonsumsinya secara berlebihan dapat meningkatkan glukosa-kadar
gula dalam darah.
Dalam jangka panjang, kadar gula darah
tinggi pada tubuh akan merusak pembuluh darah dan jaringan, menyebabkan
diabetes, gangguan penglihatan serta kerusakan saraf, juga dapat
meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Terlalu banyak asupan makanan manis juga
dapat menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas dapat
mengakibatkan penyempitan pembuluh darah yang memicu terjadi stroke.
2. Daging merah
Riset Harvard School of Public Health
mengungkapkan konsumsi sajian daging merah sebanyak dua porsi atau lebih
setiap hari meningkatkan risiko terkena stroke hingga 28 persen bagi
pria. Satu sajian daging merah setara dengan 4-6 ons daging.
Sementara itu, wanita yang tiap hari
makan dua sajian daging merah berisiko terserang stroke 19 persen lebih
tinggi dibanding yang makan daging lebih sedikit.
Kandungan lemak jenuh di daging merah
mampu menimbulkan plak protein dalam pembuluh darah. Penumpukan plak ini
dapat menyumbat arteri sehingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit
jantung.
3. Keripik, kerupuk dan gorengan
Beragam kudapan, seperti muffin, donat,
keripik, kerupuk atau camilan panggang lain biasanya menjadi makanan
wajib saat menemani aktivitas Anda. Padahal semua jenis kudapan itu
mengandung lemak trans tinggi yang dapat meningkatkan risiko stroke.
Lemak trans memiliki beberapa sifat
jahat, seperti menyumbat saluran pembuluh darah dan meningkatkan
konsentrasi lipid (lemak) pada tubuh. Lemak jenis ini juga dapat
meningkatkan Kolesterol jahat dalam darah serta menurunkan kolesterol
baik. Bila keadaan itu terus-terusan terjadi, suplai oksiden melalui
pembuluh darah ke otak bisa mengalami penyumbatan akibat zat aktif yang
terdapat dalam soda.
4 . Makanan kaleng dan cepat saji
Makanan kaleng dan cepat saji umumnya
mengandung kadar sodium dan garam tinggi. Konsumsi berlebihan dua zat
ini dapat meningkatkan risiko terkena stroke.
Oleh karena itu, sebelum Anda membeli
makanan kaleng dan kemasan baca dahulu label makanan dengan teliti. Anda
juga wajib waspada dengan sodium dalam bentuk lain, seperti baking
soda, baking powder, MSG (monosodium glutamate), disodium phosphate,
sodium alginate yang biasanya ada pada ragam kue kering, roti dan snack
ringan dalam kemasan.

Komentar
Posting Komentar